Contoh Resume Yang Baik Lengkap

Contoh Resume - Resume atau sering disebut dengan daftar riwayat hidup adalah salah satu komponen yang penting dari kumpulan syarat melamar pekerjaan, karena dengan kita memasukan resume ketika melamar kerja, maka otomatis data atau identitas kita bisa diketahui lebih jelas, dan kelebihan kita pun bisa kita sebutkan disana. Resume atau daftar riwayat hidup biasanya berisi identitas, pengalaman, dan juga keterampilan atau kelebihan yang dimiliki oleh pelamar tersebut. Keberadaan Resume sangat diperlukan karena bisa menjadi salah satu hal yang menentukan apakah seseorang itu akan dipanggil atau tidak. Jika didefinisikan mungkin Resume adalah sebuah dokumen yang berisi data diri, pengalaman kerja, serta daftar keterampilan seseorang yang digunakan untuk melamar pekerjaan.
Kali ini admin akan berbagi informasi tentang Contoh Resume yang baik lengkap, diantaranya yaitu Contoh Resume Lamaran Kerja, Contoh Resume Buku, Contoh Resume Artikel, Contoh Resume Bahasa Inggris, Contoh Resume Makalah, Contoh Resume Jurnal, Contoh Resume Keperawatan. Langsung saja, silahkan simak Contoh Resume Berikut ini.

Contoh Resume Lamaran Kerja

Sule Sutisna
Jl. Surabaya 110 Bandung 87232
sulesutisna@gmail.com
+62-8234298765


Objectif Karir
       Menjadi Logistic Director di perusahaan FMCG


Pendidikan

Institut Teknologi Sepuluh November (2004 - 2008)

Sarjana Teknik (Teknik Industri) - Cumlaude dengan IP 3.6

Aktifitas ekstrakurikuler

Koordinator Marketing Kegiatan Try Out SPMB  (2005)
- Memasarkan kegiatan try out SPMB ke seluruh SMA di Surabaya sehingga diikuti 300 peserta dan mendapatkan dana pendaftaran 15 juta
- Mendapatkan dana sponsor sebesar 30 juta (2x versus dana sponsor tahun sebelumnya)

Kapten Tim Bola Basket Universitas Airlangga (2007)
- Mengatur strategi permainan di dalam dan di luar lapangan serta memastikan semua pemain bermain sebagai satu tim secara solid. Tim Bola Basket Unair masuk babak 8 besar untuk kompetisi tahunan antar universitas se-Jawa Timur dimana tahun sebelumnya hanya masuk 32 besar

Anggota Seksi Logistik Panitia HUT ke-50 Fakultas Teknik Industri (2007)
- Memilih tempat acara dan menegosiasikan harga sewa sehingga bisa menghemat budget sewa tempat sebesar 10%


Project Sekolah:

"Marketing Manager" perusahaan kaos "Datodif" (Project mata kuliah "Marketing")
- Develop strategy pemasaran dari kaos unik "Datodif" (Dare to Be Different) yaitu fokus ke media online dan komunitas sehingga bisa terjual 300 kaos dalam waktu 1 bulan yang menghasilkan profit sebesar 5 jt. Dengan kondisi tersebut, usaha ini akan tetap diteruskan meskipun project sekolah telah selesai.





Kemampuan / Skill:

- Komputer: Microsoft Excel, Microsoft Word, Microsoft Power Point
- Bahasa Inggris aktif

Contoh Resume Keperawatan

Contoh Resume Poliklinik Keperawatan Jiwa

Resume Poliklinik
Tanggal Pengkajian : 04-04-2003
Inisial klien HS, jenis kelamin laki-laki, umur 32 tahun, Pekerjaan wiraswasta , alam BTP Blok D nomor 622, Saat dibawah ke poliklinik pasien diikat didalam mobil anamnese dilakukan aloanamnese didapat dari : Tn. IS, umur 40 tahun  hubungan dengan klien kaka ipar, klien mengamuk di rumah  dialami sejak satu minggu yang lalu, saat mengamuk klien suka memukul orang yang mendekatinya, kl.ien pernah menelan paku di rumah,  menurut isteri klien sebelumnya klien kalah taruhan, Klien lebih banyak menutup matanya, kadang membuka dengan tatapan mata yang melotot, klien nampak tegang dan gelisah, afek labil, klien tidak mau bicara dengan orang lain, kadang-kadang klien berterik sambil menggerakan badannya, klien kurang taat beribadah, klien anak ker 2 dari 3 bersaudara.
Masalah  Keperawatan :
  1. Resiko mencederai diri, orang lain, dan lingkungan
  2. Perilaku kekerasan
  3. Harga diri rendah
  4. Koping keluarga tidak efekif :  ketidakmampuan  keluarga merawat klien di rumah.
Diagnosa Keperawatan :
  1. Resiko mencederai diri,  orang lain dan lingkungan berhubungan dengan perilaku kekerasan
  2. Perilaku kekerasan berhubungan dengan harga diri rendah
  3. Ketegangan pemberi perawatan  berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat klien di rumah;
Rencana tindakan keperawatan :
Diagnosa Keperawatan I:
Resiko mencederai   diri, orang lain   dan lingkungan berhubungan dengan perilaku kekerasan
Tujuan Umum :
Klien tidak mencederai  orang lain
Tujuan khusus:
I. Manajemen perilaku kekerasan:
  1. Klien dapat  penyebab perilaku kekerasan
  2. Klien dapat mengidentifikasi akibat perilaku kekerasan
  3. Klien dapat mengidentifikasi  cara yang konstruktif  dalam berrespon terhadap kemarahan
  4. Mendapat dukungan  keluarga dalam mengontrol perilaku
  5. Menggunakan obat dengan benar.
II. Pada saat terjadi perilaku kekerasan:
  1. Klien mendapat perlindungan  dari lingkungan untuk mengontrol  perilaku kekersan.
Rencana Tindakan keperawatan :
1.1. Bina hubungan saling percaya
            1.1.1. Salam terapetik dan empati
            1.1.2. Perkenalan
            1.1.3. Jelaskan tujuan interaksi
            1.1.4. Ciptakan lingkungan yang tenang
            1.1.5. Buat kontrak yang jelas
1.2.Beri kesempatan kepada klien  untuk mengungkapkan perasaannya
1.3.Bantu klien untuk mengungkapkan penyebab  (orang lain, situasi, diri sendiri)perasaan jengkal/kesal
2.1. Bicarakan akibat/kerugian  dari cara yang digunakan klien
2.2. Bersama klien menyimpulkan  akibat cara yang digunakan klien
2.3. tanyakan pada klien “Apakah ia ingin mempelajari cara baru  yang sehat?”
3.1.Tanyakan pada klien, “ Apakah ia mengetahui cara lain yang sehat ?”
3.2. Berikan pujian jika klien  mengetahui cara lain yang sehat
3.2.1. Secara fisik : tarik nafas dalam  jika sedang kesal,  atau memukul bantal/kasur,  atau olahraga, atau pekerjaan yang memerlukan tenaga.
3.2.2. Secara verbal katakan bahwa  anda sedang kesal/ tersinggung/jengkel “Saya kesal, anda berkata seperti itu “ saya marah karena mama tidak memenuhi keinginan saya “
3.2.3. Secara sosial latihan dalam kelompok  cara-cara marah yang sehat, latihan asertif
3.2.4. Secara spiritual sembahyang, berdoa,  atau ibadah lain, meminta pada Tuhan  untuk diberi kesabaran.
4.1. Buat kontrak dengan keluarga saat saat membawa klian dirawat dirumah sakit
4.1.1. Pertemuan rutin dengan perawat
4.1.2. Pertemuan keluarga-keluarga
4.2. Bantu keluarga mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki
4.2.1.Siapa yang dapat merawat klien
4.2.2. Fasilitas yang dimiliki keluarga di rumah
4.3. Jelaskan cara-cara merawat  klien pada keluarga
4.4. Latih keluarga cara-cara merawat klien di rumah termasuk obat.
5.1. Jelaskan dan tunjukan  obat yang harus diminum klien pada klien dan keluarga
5.2. Diskusikan manfaat minum obat  dan kerugian berhenti  obat tanpa izin dokter
5.3. Jelaskan prinsip benar minum obat : baca nama yang tertera, baca disisnya, baca waktu memakannya,  baca caranya minum.
5.4. Anjurkan klien minta obat dan minum obat  tepat waktu
5.5. Anjurkan klien melapor pada perawat/dokter  jika merasakan efek yang tidak menyenangkan
5.6. Beri pujian jika klien minum obat dengan benar
II. Pada saat terjadi perilaku kekerasan :
            Bicara tenang, gerakan tidak terburu-buru, nada suara rendah
            Jika harus dilakukan pembatasan gerak
            Jangan dilakukan sendiri, minimal ada 2 atau 3 orang  satu orang jadi leader
            Bicara pada klien sesuai protocol pengekangan/pembatasan gerak.
Hasil yang diharapkan:
Pada Klien :
  1. Klien mampu menggunakan cara yang sehat jika kesal/jengkel  (fisik, verbal, sosial, spiritual )
  2. Klien tidak melakukan perilaku kekerasan
  3. klien menggunakan obat dengan benar
  4. Klien mampu melakukan kegiatan  sehari-hari
Pada Keluarga :
  1. Keluarga mampu merawat klien
  2. Keluarga mengetahui kegiatan yang perlu  klien lakukan  di rumah
  3. Keluarga mengetahui cara pemberian obat dengan benar dan waktu follow up.
Implementasi tanggal 04 April 2003
. Buat kontrak dengan keluarga saat saat membawa klian dirawat dirumah sakit
4.1.1. Pertemuan rutin dengan perawat
4.1.2. Pertemuan keluarga-keluarga
4.2. Membantu keluarga mengidentifikasi kemampuan yang dimiliki
4.2.1.Siapa yang dapat merawat klien
      Menanyakan kepada keluarga  siapa yang dapat merawat klien?
4.2.2. Fasilitas yang dimiliki keluarga di rumah
4.3. Menjelaskan cara-cara merawat  klien pada keluarga
      “Ibu Y Supaya Bapak tidak mencederai dirinya, orang lain dan lingkungan sekitar  alangkah baiknya bapak dirawat di RS,karena disampaing tetap diabservasi oleh perawat  Bapak juga akan  mendapat pengobatan segera bila  ada masalah-masalah lain muncul.”
            Latih keluarga cara-cara merawat klien di rumah termasuk obat.
“Ibu, Obat yang dibeikan dokter ini diminum  sesuai dengan petunjuk dokter, disamping itu ibu   harus dilihat  perkembangan  kondisi bapak ! “
Evalusia :
S : Keluarga mengatakan Bapak H dirawat saja sesuai dengan petunjuk dokter
     - Kami  keluarga akan datang menjenguk bapak H
O : _ Klien diikat dengan rantai besi
A : Keluarga  bersedia merawat Tn. H di rumah sakit
P : Koordinasikan dengan dokter  dan perawat dimana klien yang akan di rawat

Contoh Resume Buku

  • Judul                 : Perubahan Sosial (Sketsa Teori dan Refleksi Metodologi Kasus Indonesia)
  • Pengarang         : Agus Salim
  • Penerbit            : Tiara Wacana Yogya (Cetakan Pertama, Pebruari 2002)
  • Pengantar         :  Sudarno Wiryohandoyo, Ph. D.
BAB I
PRAWACANA
  1. Di banyak negara berkembang dalam dokumentasi penelitian ilmu-ilmu sosial ‘perubahan sosial” menjadi tema kajian utama yang hadir setiap pembahasan masalah sosial.
  2. Perubahan sosial merupakan realitas yang majemuk, bukan merupakan realitas yang tunggal yang diakibatkan oleh dinamika masyarakat tertentu. Perubahan sosial tidak dapat hanya dilihat sebagai serpihan atau kepingan dari peristiwa sekelompok manusia.
  3. Perubaha sosial merupakan pemikira yang akhirnya dapat beranfaat untuk menilai kehidupan manusia dalam kaitannya dengan ligkunganya
  4. Dengan demikian studi perubahan sosial memiliki perspektif fengan memuat sejumlah beban untuk mengadakan integrasi sosial dalam arti yang luas.
  5. Dalam paparan ini, studi perubahan sosial akan dirunut dari banyak pendekatan. Secara historis, dan menggunakan teori pembangunan pengembangan masyarakat, dengan model pengembangan yang komprehensif, menggunakan banyak langkah serta beragam wawasan pengembangan paradigmatik.
BAB II
TEORI PERUBAHAN SOSIAL
  1. Pengantar
August Comte membagi dua konsep social change theory yaitu social static dan social dynamics. Untuk memahami perubahan sosial secara globa perlunya dipahami bahawa perubahan sosial akan tampak jelas dalam hubungan makro, yamng tercermin dalam hubungan antar negara , wilayah regionalitas, dan tata masyarakat yang cukuo luas. Tiga kelompok negara menurut kesepakatan Internasional yaitu : kelompok negara Dunia I (blok barat0, kelompok negara Dunia II (negara sosialis dan komunis) dan kelompol negara Dunia III (negara-negara di benua Asia, Afrika dan Amerika Latin)
Bahan konseptual yang dijadikan konseptual oleh penulis tentang perubahan sosial adalah meliputi : kelompok teori sosialogi klasik Karl Marx, Marx Weber, Emile Durkheim), dikaitkan dengan fenomena yang mempengaruhi peribahan sosial masyarakat Indonesia. Fenomena yang dimaksud adalah informasi komunikasi, birokraasi, ideologi, modal, teknologi.
1.1 Arus Berpikir.
Pola perubahan sosial ada dua macam yaitu yang datang dari negara dan dari pasar bebas. Dua sisi yang mempengaruhi bentuk pengelolaan ekonomi. Di Indonesia menganut camputran antara keduanya.
Studi perubahan sosial bertolak dari lima pertanyaan (1) Jenis studiapa yang membahas kerangka perubahan sosial ? (2) Bentuk-bentuk perubahan sosial apa yang terjadi di masyarakat ? (3) Apa yang disebut hubungan sebab akibat dalam proses perubahan sosial yang ada di masyarakat ? (4) Bagaimana membedakan bentuk-bentuk perubahan sosial yang ada di masyarakat ? (5) Sampai diman perlu mempelajari kepribadian dan muturasi orang dalam rangkaian proses perubahan sosial yang terjadi.
1.2  Proses Perubahan Spsial
Proses perubahan sosial meliputi proses reproduksi (proses mengulang-ulang ) kebendaa,tehnologi, adat, norma, nilai dan yang kedua, proses transformasi (prose penciptaan hal yang baru yang dihasilkan leh ilmu pengetahuan dan teknologi. 
             1.3..Konsep Perubahan Sosial
Menurut teori klasik Karl Marx yang awal pemikirannya tentang perubahan sosial dipengaruhi Emmanuel Kant yang menyatakan bahwa manusia berawal dari sebuah kesempurnaan, kemudian masuk ke dunia yang penuh keterbatasan, kotor serta tidak suci. Untuk memahami pemikiran Karl Marx perlu mencermati pandangannya tentang idealisme, materialisme, sistem ekonomi, serta surplus value
Sedangkan pemikiran Weber yang berpengaruh pada teori perubahan sosial adalah bentuk rasionalisme yang dimilikinya. Dalam pikirannya rasionalitas meliputi empat macam model yang ada di masyarakat (1) Traditional rationality (2) Value oriented rationality (3) Affective rationality (4) Purposive rationality. Konsep pemikiran Weber yang sangatberpengaruh di Indonesia adalah tentang birokrasi dan organisasi.
Emile Durkheim peletak dasar teori kemasyarakatan yang menggunakan pendekatan sistem. Cara kerja kehidupan masyarakat, menurut pandangannya dapat dianalogikan sebagai suatu living organism. Durkheim dengan jelas menolak sikap politik yang moderat, karena itulah ia mencoba untuk menjauhkan diri dari perrcekcokan, konflik dan sosialisme revolusioner. Ia lebih suka mengkonsolidasikan diri terhadap segi moralitas, sehingga perhatian utamanya adalah mendamaikan, mencocokkan, pertumbuhan individualime-sekuler dengan tuntutan moral yang dihadapi oleh pemeliharaan kesatuan di dalamsuatu masyarakat modern yang beraneka ragam.
Di akhir bab ini dibahas dua teori yaitu teori modenisasi dan teori ketergantungan.
BAB III:
KONSEP IMPERIS DALAM PERUBAHAN SOSIAL : FIVE CONTEMPORARY PRIME MOVER
Ada lima aspek eksternal sebagai turbin penggerak perubahan sosial masalah –masalah itu muncul dari berbaga topik tematik yang ada di berbagai lokasi daerah dan kegiatan pembangunan masyarkat.
  1. Komunikasi dan Industri Pers.
Ada dua asumsi yang diterapkan dalam pengembangan komunikasi . Pertama, komunikasi dipandang sebagi tradisi yang mengutamakan proses dan transmisi pesan (the process school). Kedua, komunimaasi dipandang sebagai aktivitas yang memproduksi makna melalui pesan-pesan yang disampaikan.
  1.  Birokrasi
Dalam pandangan Marx irokrasi dipandang sebagai proses produksidn eksploitasi sehingga keberadaan birokrasi hanya menguntungkan pemilik modal. Sedangkan Weber melihat birokrasi sebagai masalah kebudayaan yang harus didukung oleh rationalitas.
  1. Modal
Pengadaan modal di Indonesia yang mengikuti pola IMF, membawa akibat pada sukarnya pola perubahan sosial yang datang dari kelompok masyarakat kecil di negeri ini.
    • Inisiatif pembangunan dan perubahan sosial selalu daatang dari negara.
    • Pembangunan masyarakat kecil sangat tergantung pada pemilikan modal yang dibentuknya.
    • Lembaga perbankan belum menyusun kebjiakan makro secara eksplisit bagi kepentingan pemodal kecil
    • Dalam bidang pendidikan , teori modal manusia menempatkan pendidikan hanya bis dinikmati oleh kelomppok pemodal.
  1. Teknologi
Pembaruan di bidang teknologi akan menimbulkan berbagaiimplikasinyang ada di masyarakat,untuk itu dibutuhkan karakteristik teknologi yang memiliki relevansi tiggi terhadap masalah-masalah yang ada di Indonesia.
  1. Ideologi dan Agama
Ideologi memiliki makna positif sebagai perangkat gagasan daasar yang memberi landasan dan tuntunan hari depan bangsa yang lebih baik.
BAB IV
TEORI PERUBAHAN SOSIAL DI ASIA
Pemikiran Hans Dieter Evers yang mengungkapkan bahwa ada lima konsepm utama mengenai teori dasar dinamika perubahan sosial di Asia yaitu : teori ganda masyarakat, teori kemajemukan masyarakat, teori longgarnya struktur masyarakat, teori evolusi, teori modernisasi dan industri.
Selain itu ada teori lain yang dikemukakan penulis yaitu; teori mentalitas, teori involusinya Cliford Geertz dan pendekatan perubahan sosial di Indonesia secara historis, serta pemaparan contoh kasus perubahan sosial di Indonesia.
BAB V
PENDEKATAN MIKRO DALAM PENELITIAN
Ada dua pendekatan mikro yang pernah digunakan di Indonesia yaitu :
  1. Pendekatan studi strategi kebudayaan, yang pernah dilakukan oleh LIPI untuk melihat dinamika kehidupan sosial budaya masyarakat di beberapa daerah di Indonesia.
  2. Pendekatan sistem jenis pendekatan ini diupayakandengan merangkum berbagai fenomena emperis yang ada di lapangan secara menyeluruh dan mendekati kesan holistik.
BAB VI
PERUBAHAN SOSIAL DAN MODEL PEMBANGUNAN DI INDONESIA
Pembanguna adalah merupakan suatu proses perencanaan sosial yang dilakukan oleh birokrat perencana pembangunan, untuk membuat perubahan sosial yang akhirnya dapat mendatangkan peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat
Lima unsur ukuran keberhasilan pembangunan :
  1. Indikator pertumbuhan masyarakat cukup tinggi
  2. Diicapainya pemerataan di suatau masyarakat dalam suatu negara
  3. Pencapaian kualitas kehidupan yang tinggi
  4. Adanya pertimbangan kerusakan lingkungan, dalam proses pemproduksian.
  5. Pembangunan harus dapt menciptakan keadilan sosial dan kesinambungan.

Contoh Resume Bahasa Inggris

RESUME
PERSONAL DETAIL___
Name                                    : Rina Maryani
Date of birth                         : Tasikmalaya, 11 April 1973
Address                                : Jl. Ciawi No. 10 Tasikmalaya
Contact No                           : 0812 123 456
Email                                    :  rina_maryani@gmail.com

EDUCATION BACKGROUND
  • Udayana University - Economics Faculty, majoring in Accounting                                                                                                                        1996 - 2001
          GPA (Grade Point Average) 3.3

COURSE
  • Computer (Microsoft Word, Excel, Power Point & Internet)                                                                                                                                              1999
  • English (Conversation)                                                                                                                                                                                                      2000

WORKING EXPERIENCE
  • PT. Tunas Mekar Furniture – Accounting Staff                                                                                                                                                     2001 - 2005
          - Record company’s expenditures and earnings.
          - Calculate the changes of assets, property, debts and equity of the company.
  • Royal Spa – Accounting Manager                                                                                                                                                                         2005 - 2011
          - Set up the budget for the store’s need.
          - Save the company’s cash money.
          - Arrange the payment of salaries for employees.

STRENGTH / SKILL
  • Computer skills.
  • Hard working.
  • Sense of responsibility.
  • Enjoy meeting people and prefer to work in field.
  • I am a person that can work in a group. I am a team player.

REWARDS
  • Best Employee while working at PT. Tunas Mekar Furniture                                                                                                                                           2004

Itulah informasi seputar Contoh Resume Yang Baik. Semoga berguna untuk anda yang sedang memerlukannya.
Jangan lupa baca juga artikel lainnya tentang Atronot - Pengertian Astronot, disana dijelaskan seperti apa astronot itu lengkap dengan gambarnya.

Related Posts

There is no other posts in this category.